RELEVANSI AKAD ISTISHNA TERHADAP PRAKTEK JUAL BELI BATU BATA MERAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM.
Keywords:
Akad Istishna,, Praktek Jual BeliAbstract
ABSTRAK
Istisna merupakan akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disetujui oleh penjual dan pembeli. Desa Srigading merupakan desa yang menjadi pusat perekonomian dan sektor perdagangan jual beli batu bata merah. Oleh karena itu, peneliti melakukan relevansi istisna terhadap akad jual beli batu bata merah didesa Srigading, Yang bertujuan : (1)Untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan praktek jual beli batu bata merah yang dilakukan masyarakat Desa Srigading Kecamatan Labuhan Maringgai. (2)Untuk mengetahui apakah ada relevansi antara akad istisna dan pelaksanaan praktek jual beli batu bata merah yang dilakukan masyarakat di desa Srigading Kecamatan Labuhan Maringgai.
Metodologi dalam penelitian ini menggunaan pendekatan penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dengan judul : Relevansi Akad Istisna Terhadap Praktek Jual Beli Batu Bata Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Dapat ditarik kesimpulan bahwa Pembelian tidak memiliki jaminan kualitas produk secara tertulis dalam kontrak untuk kualitas batu bata, batu bata yang dipakai ditentukan berdasarkan suatu daerah produksi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Diah Prayogi, Vista Firda Sari, Anas Anshory

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
